Gejala Penyakit Stroke

Monday, July 30th 2018. | Gejala

Mengetahui Gejala penyakit stroke – merupakan terjadinya kerusakan pada sebagian dari otak, gejala penyakit stroke disebabkan karena pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat, atau bisa saja robek atau rusak. Untuk penyakit stroke iskemik yang biasana menyebabkan diabetes dapat menjadi mayoritas untuk penyakit stroke dan dapat mencapai 85 persen, sedangkan stroke pendarahan mencapai 15 persen, namun penyakit stroke menyebabkan kematian mencapai 40 persen.

gejala penyakit strokeGejala Penyakit Stroke Beserta Faktor Risiko yang Harus Diwaspadai

Penyebab Penyakit Stroke

Penyebab gejala penyakit stroke dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Stroke IskemikĀ 

ini terjadi karena pembuluh darah arteri yang membawa darah dan oksigen pada otak tersumbat atau mengalami penyempitan, inilah yang menyebabkan kurangnya suplai darah ke otak sehingga terjadi stroke. Stroke iskemik dapat dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu stroke trombolik dan stroke embolik. Stroke trombolik merupakan stroke yang terjadi karena ketika gumpalan darah terbentuk di salah satu pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak. Sedangkan stroke embolik merupakan stroke yang terjadi karena ketika gumpalan darah yang berada pada tubuh yang lain seperti jantung terbawa melalui aliran darah dan tersangkut di pembuluh darah otak, sehingga menyebabkan arteti otak menyempit.

  • stroke hemorganik

ini terjadi karena ketika pembuluh darah otak pecah dan mengalami pendarahan. Pendarahan di otak dapat dipicu oleh beberapa kondisi yang memengaruhi pembuluh darah, seperti hipertensi yang tidak terkendali, melemahnya dinding pembuluh darah, pengobatan dengan pengencer darah. Stroke hemorganik dapat dibagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu pendarahan intraselebral dan pendarahan subarachnoid. Pendarahan intraselebral merupakan pembuluh darah di otak pecah dan menumpahkan isinya ke jaringan otak disekitarnya, sehingga merusak sel otak. Sedangkan pendarahan subarachnoid merupakan pembuluh darah yang berada di dekat permukaan otak, pecah dan menumpahkan ke rongga subarachnoid. Subarachnoid yaitu ruang permukaan antara otak dan tulang tengkorak.

Faktor Risiko Gejala Penyakit Stroke

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko gejala penyakit stroke, yaitu:

  • Faktor gaya hidup

Merokok, kurangnya berolahraga dan aktivitas fisik lainnya, mengkonsumsi obat-obatan terlarang, kecanduan alkohol.

  • Faktor Kesehatan

Hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, penyakit jantung, gagal jantung, penyakit jantung bawaan, infeksi jantung(aritmia), sleep apnea(gangguan pernapasan pada saat tidur),

  • Faktor Lainnya

Faktor keturunan dapat menjadi risiko, jika anggota keluarga pernah mengalami stroke, maka terjadinya stroke juga semakin tinggi.
Usia, dengan bertambahnya usia, seseorang memiliki risiko stroke lebih tinggi dibandingkan dengan seseorang yang lebih muda.

Tanda-tanda Gejala Penyakit Stroke

  • Tiba-tiba merasa lemah pada bagian wajah, lengan, kaki, terutama pada satu sisi bagian tubuh

Biasanya seseorang yang stroke memiliki bentuk wajah yang tidak rata(mencong), sulit menggerakan lengan, atau mengendalikan jari.

  • Tiba-tiba kesulitan berbicara dan kebingungan

Seseorang yang memiliki penyakit stroke dapat kesulitan berbicara, bahkan mengalami penurunan pemahaman.

  • Penglihatan terganggu

Gangguan pengihatan dapat datang tiba-tiba apabila akan mengalami stroke, dan umum. Mereka mungkin tidak dapat melihat dengan jelas dengan satu mata atau mungkin kesulitan melihat ke arah kiri/kanan.

  • Tiba-tiba kesulitan berjalan, atau kehilangan kordinasi

Berjalan seolah-olah orang yang sedang mabuk, tersandung, atau bahkan jatuh itu adalah gejala penyakit stroke. Atau juga kehilangan motorik halus, seperti ketidakmampuan menulis juga harus diwaspadai.

  • Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui apa penyebabnya

Jika sakit kepala tiba-tiba menyerang atau tampak sangat intens, patut untuk diwaspadai. Dan jika leher kaku, nyeri pada wajah, atau muntah yang disertai sakit kepala, bukan tidak mungkin akan menyebabkan terjadinya pendarahan intrakranial(stroke merah).

Pencegahan Gejala Penyakit Stroke

Gejala penyakit stroke merupakan penyakit yang memicu kematian yang serius, namun masih dapat dicegah oleh beberapa cara, yaitu:

  • Mengkonsumsi makanan yang sehatĀ 

Dengan mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung lemak jahat, karena dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi resiko stroke.

  • Berolahraga atau beraktivitas fisik

Seseorang yang kelebihan berat badan akan meningkatkan terjadinya kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, dan stroke. Dengan berolahraga dapat menurunkan berat badan sehingga dapat mencegah terjadinya stroke.

  • Berhentilah merokok

Perokok dapat meningkatkan risiko stroke dua kali lipat. Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah, dan dapat mempercepat penyumbatan pada pembuluh darah.

  • Kurangi garam

Mengurangi mengkonsumsi makanan yang mengandung garam dapat menurunkan tekanan darah, sehingga dapat menurunkan risiko stroke.

Pembahasan gejala penyakit stroke di atas semoga menjadi manfaat untuk kita semua agar senantiasa menjaga kesehatan dan terhindar dari gejala penyakit stroke, terima kasih untuk perhatiannya.

 

 

Leave a Reply