Gejala Kista Ovarium

Wednesday, August 1st 2018. | Gejala

Gejala Kista Ovarium – Salam sehat, terima kasih telah mengunjungi website kami, semoga dapat menjadi informasi yang dapat bermanfaat untuk kita. Saya akan menjelaskan Apa gejala, penyebab, faktor risiko, dan pencegahaan dari penyakit kista ovarium. yuk simak penjelasan dibawah ini.

gejala kista ovariumGejala Kista Ovarium Beserta Apa Saja yang Menjadi Penyebabnya

Tahukah kalian apa itu gejala kista ovarium? Setiap wanita memiliki dua ovarium yang setiap bulannya akan melepaskan sel telur secara bergantian. Terkadang kista (kantung kecil berisi cairan) dapat berkembang pada salah satu ovarium. Kista adalah tumor jinak yang sering kita temui, berisi cairan kental, dan ada pula yang berbentuk anggur, ada juga yang berisi udara, cairan, nanah atau yang lainnya. Umumnya ini tidak menyakitkan dan tidak berbahaya. Bahkan, kista ovarium ini dapat menghilang sendirinya tanpa perlu pengobatan apapun. Sedangkan ovarium adalah organ pembuat sel telur. Didalam ovarium ada folikel, di dalam folikel inilah sel telur disimpan. Folikel ovarium juga mengeluarkan hormon yang dapat memengaruhi tahapan siklus ovarium.

Namun tetap saja anda harus waspada, karena kista ini tidak hilang, malah makin membesar, dan pecah. Nah, inilah yang sering menimbulkan penyakit kista ovarium dan akan menimbulkan rasa tidak nyaman yang perlu anda ketahui.

  • Kista ovarium fungsional 

Kista yang berkembang dari bagian siklus menstruasi. Jenis kista ini tidak berbahaya dan mudah hilang dengan sendirinya. Dan jenis ini merupakan jenis yang umum.

  • Kista ovarium patologis

Kista ini berkembang dikarenakan pertumbuhan sel yang tidak normal. Biasanya jenis ini menimbulkan gejala dan butuh perawatan khusus untuk menanganinya. jenis kista ini dapat dikategorikan jinak atau ganas (kanker).

Apa Saja Gejala Kista Ovarium?

Biasanya kista ovarium yang kecil tidak menimbulkan gejala apapun dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun kista yang besar yang dapat pecah, tak kunjung hilang dapat menyebabkan anda tidak nyaman dan dapat menimbulkan beberapa gejala, yaitu:

  1. Nyeri perut dibagian bawah (nyeri panggul) dan dapat menyebar ke bagian daerah punggung bawah dan paha.
  2. Nyeri panggul sebelum dan sesudah menstruasi.
  3. Tidak teraturnya jadwal menstruasi, bahkan dapa menyakitkan, lebih berat, ataupun dapat lebih ringan dari biasanya.
  4. Sakit dan merasa tidak nyaman di bagian bawah perut disaat berhubungan seksual.
  5. Perut terasa terktekan. Nah gejala kista ovarium yang selanjutnya adalah
  6. merasa kembung atau bengkak pada perut.
  7. Kesulitan buang air besar dan sakit pada saat buang air besar.
  8. Lebih sering buang air kecil karena adanya tekanan pada kandung kemih
  9. Mual, muntah, atau nyeri pada payudara, seperti yang dirasakan pada saat hamil
  10. Merasa sangat kenyang sesudah makan sedikit.

Jika anda merasakan gejala kista ovarium seperti diatas, segeralah periksa ke dokter, terkadang gejala ini butuh perhatian darurat, atinya anda harus segera periksa ke dokter. Semisal anda mengalami sakit perut secara tiba-tiba, nyeri disertai demam dan muntah, napas lebih cepat, pusing, merasa lemas dan ingin pingsan. Segeralah pergi untuk diperiksa oleh dokter. Gejala tersebut mungkin menunjukkan bahwa kista di ovarium anda telah menyebar atau mengalami perubahan pada ovarium, sehingga butuh penaganan dari dokter.

Apa Saja yang Menjadi Penyebab Kista Ovarium?

  1. Pola makan tidak sehat, seperti terlalu sering memakan makanan berlemak
  2. Perokok aktif
  3. Mengkonsumsi minuman beralkohol
  4. polusi udara
  5. Kurangnya aktivitas seperti berolahraga
  6. Faktor keturunan yang memiliki gejala kista ovarium
  7. Sel embrio yang abnormal
  8. Infeksi

Seperti inilah perbedaan rahim normal dan rahim yang mengalami kista ovarium:

gejala kista ovarium

 Apa Saja Faktor Risiko Dari Penyakit Kista Ovarium?

  • Usia

Menurut U.S National Library of Medicine, wanita yang berada pada usia pubertas sampai menopause menempati risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit kista ovarium, karena pada masa ini wanita masih mengalami periode menstruasi. Pada saat wanita mengalami menstruasi, kista ovarium bisa saja terbentuk.

  • sindrom ovarium polikistik

wanita yang memiliki sindrom ovarium polikistik mempunyai faktor risiko lebih tinggi. Sindrom ini terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup hormon bagi folike dalam ovarium untuk melepaskan sel telur. Dan ini berakibat akan membentuknya kista folikel. Sindrom ovarium polistik juga dapat mengganggu produksi hormon, sehingga banyak maslaah yang terjadi karena hal ini.

  • Endometriosis  

Endometriosis ini terjadi saat bagian dari jaringan yang melapisi rahim (endometrium) terbentuk dari bagian luar rahim, seperti pada tuba falopi, ovarium, kandung kemih, usus besar, vagina, dan rektum. Terkadang kista terbentuk pada jaringan ini. Kista yang terbentuk di bagian ini disebut dengan endometrioma. Gejala kista ovarium ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada saat berhubungan seksual dan pada masa menstruasi.

  • Faktor keturunan

Wanita yang mempunyai keturunan kista ovarium di keluarganya atau wanita yang belum pernah memiliki kista ovarium, memiliki faktor risiko yang lebih tinggi untuk memiliki kista ovarium.

  • Kemoterapi dengan tamoxifen

Wanita penderita kanker payudara yang pernah menjalankan kemoterapi dengan tamoxifen, memiliki faktor risiko  gejala kista ovarium lebih tinggi. karena tamoxifen dapat menyebabkan terbentuknya kista ovarium fungsional. Namun, kista ini dapat hilang sesudah pengobatan.

  • Obat penyubur kandungan  

Wanita yang memakai obat penyubur kandungan dapat meningkatkan risiko kista ovarium fusngsional. Karena hal ini dapat mempengaruhi keseimbangan hormon pada tubuh anda. Obat ini biasanya dipakai untuk membantu anda ovulasi (melepaskan sel telur), seperti gonadotropin, clomiphene citrate, atau letrozole.

Apa Saja yang Dapat Menjadi Pencegah Gejala Kista Ovarium?

  1. Melakukan pola hidup sehat
  2. Menjaga asupan lemak
  3. Memperbanyak konsumsi makanan akan antioksidan
  4. Jaga kebersihan di area kewanitaan
  5. Ketahui riwayat kista dalam keluarga
  6. Segerakan kehamilan setelah menikah
  7. Mengkonsumsi pil KB

Nah, itu penjelasan dari saya mengenai gejala kista ovarium. Semoga dapat menjaga kesehatan untuk kita semua agar terhindar dari penyakit-penyakit lainnya. Semoga bermanfaat untuk kalian yang membacanya. Sekian dan terima kasih. Salam sehat.

Leave a Reply